Pages

Showing posts with label kangen. Show all posts
Showing posts with label kangen. Show all posts

23 September 2013

How Are You, Darul Ulum?


Anyway, I missed this place very much! A LOT!
A place called as home. My second home.
A place where everything become so blessed.
A place where I learned what we called 'life'.
A place where I have to solve my problem alone.
A place where I have to decided what I have chosen.
A place where I knew what I didn't know before.
A place where I met what we called as 'friends'.
A place where I have been taught to be calm.
A place where I start to keep my future.
A place where I have been taught about ikhlas.
A place where I could breath freely.
A place where I realised what I supposed to do in my life.
A place where I realised about my sin.
A place where I realised that I was that stupid.
A place where I realised that I was nothing.
A place where I realised that I loved my family so much.
A place where I became nearer with My One and Only.
A place where I grateful to be one part of it.
A place called as Darul Ulum.

A year have been passed.
I missed that moment, when I'm in white-grey uniform.
Go study in that full day school.
Live in dormitory.
Go to diniyah school.
Memorize the maqshud nadhom.
Study the yellow kitab with our Kyai.
Listen to their great experience and their high knowledge.
Write the amalan.
Reading Al Qur'an together.
Jama'ah in mushola.
Istighosah.
Even doing some lazy and crazy things with you all.

Yes.
I missed that moment.
I wished I could throw back the time to my senior high school period.
I wished I have a time machine then.
So I could go there twice.
And feel that lovely moment twice.

Because now I really really really officially missing Darul Ulum.

27 April 2013

April Setahun yang Lalu

Tepat setahun yang lalu, saya masih ada di sana. Di tempat paling indah, rumah kedua saya.

Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang. 
Tempat yang sampai sekarang teramat sangat saya rindukan.  Bener-bener udah setahun ternyata sejak terakhir saya tinggalin.
Bulan April setahun yang lalu, di sana. Adalah bulan paling terindah sekaligus bulan paling menyedihkan. Indah karena akhirnya setalah 3 tahun lamanya saya disana, saya akan diwisuda dan lulus. Hal yang paling diinginkan semua santri, apalagi saya.
Sedih, karena jika kami telah lulus maka otomatis kami harus berpisah :(
Bisa bayangin gimana rasanya 3 tahun bareng, dan barengnya ini bener-bener bareng pagi-siang-sore-malem, ngapa-ngapain bareng, kemana-mana bareng lalu tiba-tiba....  terpisah jarak yang entah akan berapa ratus atau ribu kilometer jauhnya dan entah kapan bisa bertemu lagi. Rasanya itu........
  
April  2012. Akhirnya saya diwisuda. -Kalo disini nyebutnya haflah akhirussanah
Dan alhamdulillah, saya diwisuda 2 kali ~ akhir sanah ikappdar dan akhir sanah asrama. 
Ikappdar atau -ikatan keluarga dan alumni ponpes darul ulum- itu semacam organisasi kedaerahan yang ada di sana. Dan karena mayoritas santri yang dari luar jawa itu banyak tapi tersebar nya dikit-dikit di setiap pulau, jadilah daerah luar jawa ikappdar nya dijadikan satu dengan nama Indonesia Timur. 
Sebenernya saya juga bingung, padahal Kalimantan Barat kan jelas-jelas di barat gitu ya, tapi jadi Indonesia Timur.. Yah mau gimana lagi abisnya yg dari Kal-Bar dikit amat sih ya, daripada kaga ada ikappdarnya hahahaha *kasian*

kaltim-kalbar-bali-kaltim. Jadi satu di ikappdar InTim
Kalo yang satunya, wisuda asrama. 
Itu adalah wisuda yang bener-bener ga saya sangka kalo saya bisa ikut diwisuda. 
Jadi cerita intinya (kalo mau diceritain semuanya panjang banget), asrama saya -Asrama Putri 2 Al Khodijah- beda sama asrama laen.
Kalo asrama lain, semua santri tingkat akhirnya yang mau lulus pasti bakal diwisuda semua. Tapi asrama saya, hanya yang lulus kelas 3 diniyah yang boleh diwisuda. Jadi diniyah itu semacam sekolah informal di asrama tentang kepesantrenan dan ilmu agama gitu deh, ada baca kitab-nahwu-shorof-hadis dan lain-lain. Kalo pagi kita sekolah ilmu dunia, trus kalo malem kita belajar buat dunia akhirat (walaupun di sekolah paginya juga ada pelajaran agama juga sih sebenernya), tapi gampangannya gitu deh. 
Jadi intinya (intinya mulu -_-), saya akhirnya bisa masuk kelas 3 diniyah bersamaan dengan tahun ketiga saya di SMA dengan cerita yang sangat panjang dan tes yang berlika-liku (kapan-kapan saya posting deh ya). Dan ini berarti saya bisa diwisudaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. Saya bisa ikut haflah akhir sanah asramaaaaa. Lalala yeyeye~

Dan yang paling saya inget, Ustadz saya sekaligus wali kelas 3 diniyah saya pernah bilang gini :
" Saya tahu sebenernya apa yang paling diinginkan anak kelas 3 diniyah itu... cuma 1. Yaitu waktu haflah nanti bisa cipika-cipiki sama Bu Nyai Muflihah."
Yah tad. That's true! Absolutely true hahahaha.
Kalian tau rasa bangganya itu loh, karena ga semua santri (atau bahkan ga semua orang) bisa dapet cipika-cipiki nya Bu Nyai, paling mentok ya cium tangan doang. Dan karena kita bakal di wisuda sama Bu Nyai, otomatis kita bakal dapet lebih dari sekedar cium tangan. hohohoho :3
Yaaah sebenernya itu cuma bonus aja sih, yang penting mah tetep ilmu yang dikasih para ustadz di kelas 3 diniyah itu ga bisa dituker dengan apapun juga. Banyak pelajaran baru yang begitu berharga di sana. Apalagi kalo inget dulu itu persyaratan kalo mau diwisuda harus hafal nadhom maqsud yang kalo ga salah ada seratus berapa baris gitu.. Dan itu aja udah perjuangan banget buat menghapal ditengah masa-masa uas-uan SMA waktu itu. Padahal itu masih maqsud, bukan imrithi... ckckck

Saya di baris atas nomor 5 dari sebelah kiri. Ketemu?
Detik-detik cipika-cipiki sama Bu Nyai :3
Sama mami tercinta uwuwuwuw
Yah. Itu yang terjadi setahun yang lalu. Tepat di bulan April juga. Bener-bener beda sama apa yang terjadi setahun setelahnya.

April tahun ini, 2013. Ga ada wisuda-wisudaan, belum lebih tepatnya. Sebenernya ada sih, cuma bukan buat saya melainkan jatahnya kakak tingkat. (baru aja masuk udah mau wisuda aja wil -,-)
Bulan April ini, saya ada di sini.
Di sebuah kota hujan yang aman, tentram, dan damai. Jauh dari hiruk pikuknya ibukota. Dekat dengan alam yang begitu menenangkan (ini nulis puisi ya? :/)
Bulan April ini, saya disibukkan dengan UTS semester genap di minggu-minggu awal yang cukup menguras energi dan otak. Di pertengahan hingga akhirnya saat ini, masih menunggu keluarnya nilai dengan harap-harap cemas.
Bulan April yang menyenangkan. Sangat menyenangkan. Karena di bulan ini pula saya belajar banyak hal dari teman-teman sekelas saya di TPB. Banyak bangeeeeeeeeeeeet kegiatan kita di bulan ini yang unforgettable banget. Next time deh ya saya posting :3

April.
Terimakasih untuk semua kisah yang kau torehkan di setiap tahunnya.
So curious about what will happen in April 2014! Soon ya :)

24 November 2012

Webcam-hood


Kangen maksimal sama makhluk-makhluk di atas :"((

27 October 2012

Idul Adha Tahun Lalu

Habis bongkar-bongkar fotonya uba, dan ketemulah foto-foto ini. Jadilah rasa kangen itu muncul lagi :( :( :(
Rindu reeek, teramat rindu dengan kalian semua. Ini foto waktu Hari Raya Idul Adha pertama dan terakhir gue di Darul Ulum. Persis setahun yang lalu, gue mutusin buat ga pulang waktu libur Idul Adha, sama dengan tahun ini. Cuma bedanya, Idul Adha tahun lalu gue masih di pondok dan bareng temen-temen sekamar gue yang juga ga pulang. Kangen. Rindu. Sebegitu inginnya mengulang saat-saat itu bersama kalian, rek :(

Nostalgia ini ceritanya huhuhuhu

Takbiran bareng anak kamar di musholla. Malem itu pokoknya kita yang ngerameni asrama deh *abis sepi banget*

Buat pertama kalinya, sholat di Masjid Pondok Induk :D

Kangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen rek :(

mba mar-neni-heri-leli-zahro-me-marwa-mba ani-vina + engga (yang moto)

Sholat Id pertama dan terakhir bareng de7avu

Di jalan pulang ke asrama. Aih kangeennya dengan jalan ini :(

Kalo Idul Adha tahun ini? Bedaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget.
Kangen Darul Ulum. Kangen Al Khodijah. Kangen De7avu. Kangen kalian :(

04 July 2012

Nisfu Sya'ban

Hari ini, 15 Sya'ban 1433 H.
Artinya, Hari ini adalah nisfu sya'ban.
Fyi, nisfu sya'ban itu maksudnya pertengahan bulan Sya'ban. Dan menurut beberapa hadis, malam nisfu sya'ban ini memiliki keutamaan-keutamaan yang berbeda dari malam-malam yang lain.

Suatu malam rasulullah salat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah telah diambil, karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah usai salat beliau berkata: "Hai A'isyah engkau tidak dapat bagian?". Lalu aku menjawab: "Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama". Lalu beliau bertanya: "Tahukah engkau, malam apa sekarang ini". "Rasulullah yang lebih tahu", jawabku. "Malam ini adalah malam nisfu Sya'ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki" (H.R. Baihaqi) 

Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: "Malam nisfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah). 

* * *
Kalo inget tentang Nisfu Sya'ban, gue jadi inget masa-masa waktu masih si pondok dulu. Di Darul Ulum. 
Gue sama temen-temen sekamar, bahkan seasrama pada puasa semua di pertengahan bulan ini, atau paling nggak waktu tanggal 15 nya. Jadi inget gimana ramenya waktu anak-anak pada ngambil sahur di ndalem ataupun beli sahur di kantin. Hiks, tuh kan jadi kangen :(

03 July 2012

Brother Number 2

Yah, beginilah kalo kangen rumah seisi-isinya. Jadi pengen posting tentang yang dikangenin. #eaaa

Perkenalkan sodara-sodara, ini adek gue nomer dua. Yang nomer satunya entar abis ini di post. :D
Namanya Ray Ardika Raihan. Keren yah namanya? Hehe ya iya dong ortu gue mah kalo buat nama pasti keren-keren. Lah gue nih contohnya. Ehehehe ngeksis --"

Tebak nama panggilan adek gue siapa?
Yap. Dika.
Awalnya mau gue panggil Ray kok sangar banget, entar dia jadi Ade Ray susah juga kan..
Mau gue panggil Ardi, susah juga. Kan anak kecil nggak bisa nyebut R, ental malah jadi aldi kan belabe. *lho?
Yah pokoknya adek gue dipanggilnya Dika aja deh ya, wes unyu. Hahaha

Ini beberapa fotonya dari dia masih kuecil imut-imut sampe agak setengah besar dikit. Cekidot yah !

Ih kecil banget sih kamu dek :p