Pages

Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

29 December 2011

The best (error) vocal ?

Hari itu Rabu tanggal 9 November 2011, hari yang gak akan pernah gue lupain. You know why?

Karena pada itu, buat yang pertama kalinya (*dan yang terakhir moga-moga) gue jadi VOKALIS.
Nah lo, gue gedein, miringin, tebelin sama garis bawahin biar lebih jelas. *lebay ah :D

Stop bayangin sebuah band dengan drummer, gitaris, basis atau pianis. Karena gak ada hubungannya sama itu semua.
Gue bukan jadi vokalis band melainkan vokalis sholawatan. 

Jadi ceritanya di asrama itu ada acara sholawatan tiap jum’at siang. Naaaaah, tiba-tiba aja nih ustad yang ngajarin sholawatan itu ngadain lomba sholawatan antar kamar per minggunya.
Pas kedapetan kamar gue, de7avu (D7.red) vokalis aslinya yang berjumlah 3 orang itu ada yang berhalangan.
-          Vokalis pertama (engga) : baru abis opname di puskesmas, terserang batuk pilek dan types. Sehingga belum bisa dipastikan ikut karena baru balik ke asrama H-1. Tapi demi kamar, dia rela deh bela-belain ikut. Uuuh engga soswiiiit beud deh. Muaach :*
-          Vokalis kedua (marylin) : tidak ada alasan untuk tidak ikut karena tidak ada halangan apa-apa. Hanya perlu sedikit pemaksaan. Ahaha J
-          Vokalis ketiga (ifa) : sebenernya sih anak ini ga ada apa-apa. Cuma waktu hari H ntar dianya itu bakal disambang abahnya buat periksa mata gitu, jadinya itu deh yang dijadiin alesan dia ga mau ikut. (*pada akhirnya ni anak nyesel ga jadi ikut hahaha kasiaaan cup cup cup)

Dan sialnya, gue adalah ketua kamar yang harus bertanggung jawab atas ketidakjelasan ini. Masalahnyaaaaa :
1.       Vokalis yang pasti itu Cuma ada satu, sedangkan 2 yang lain itu masih belum yakin bisa. Dan gue yakin kalo Cuma satu, yang satu orang itu pasti gak bakalan mau. Dibujuk rayu kek apapun dia gak bakal mau, dia bakal minta pendamping.
2.       Selain mereka bertiga dikamar itu *ehm* ga ada yang suaranya *ehm* lu tau sendirilah maksud gue apa.
3.       Kalopun emang harus cari anak lain, anak satu kamar bener-bener gak ada yang berminat ikut. Walopun udah dipaksa, dibujuk, dirayu sampe dijampi-jampi juga gak adaaaaa yang mau. Aduuh sampe stress gue ngurusin mereka.

4.       Pengen gak tampil? Itu sih yang kita pengenin. Tapi kalo gak tampil itu kamar bakal didenda duit 100ribu. SERATUS RIBU COBAAA GILAAA, lu kira duit itu metik apa? Lagian kalo gak tampil, mau taruh dimana nih muka de7avu? Malu booo’

Dan akhirnya...
Dengan sangat terpaksa
Setelah melalui proses perundingan yang cukup lama
Pembujukan
Pemaksaan
Perselisihan
Dan perkataan : “kamu kan ketuanya, wiel!” (gue paling benci kata-kata ini, kaloo acara gini aja, baru deh gue disebut-sebut. Cobaa kalo biasanya ckckck)

Keputusannya adalah : GUE BAKAL JADI VOKALIS GANTIIN SI IFA. (titik)
*syok*lari keluar sambil teriak*nyebur got*

Tahun sebelumnya, gue juga ikut sih. Tapi sebagai klotekannya (semacam penabuh alat musiknya.red). kok ya sekarang jabatannya jadi naik drastis gini nih?? Aduuuh maaaaaaaaak

Yeahs, that’s the final decision. Salah siapa gak ada yang mau gantiin. Yaudah deh..
Siap-siap aja kalo ntar ancur okeee guys. Hehehehe :D
Langsung aja yaaah, setelah melalui proses latihan yang sebentar banget. Acaranya jam 2 siang, jam 10 pagi baru latihan. Itu juga lebih banyak guyonnya daripada seriusnya. Wkwkwk J
Whatever laaah. Yang penting maju, gak mikir menang kalah. Yang penting gak dapet denda. Buahahahaha *ketawa setan

And... Here we are 



show time. 3 vokalis + 4 klotekan dibelakang yeaahs

06 April 2011

Melepas 7 Pelajar Indonesia AFS-JENESYS Ke Jepang

Jakarta, 21 Maret 2011

Pada hari ini Yayasan Bina Antarbudaya menyelenggarakan acara Farewell Party yang diadakan di Pendopo Kemang, Jakarta. Bina Antarbudaya melepas tujuh orang siswa siswi terpilih dalam program INAYPscSH11, untuk berangkat ke Negara Jepang.  Siswa siswi ini berasal dari chapter perwakilan Bina Antarbudaya di kota Medan, Padang, Jakarta, Bogor, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. Dari tujuh orang siswa tersebut, empat orang di antaranya merupakan penerima beasiswa JENESYS dari pemerintah Jepang, satu orang penerima beasiswa Kamenori Foundation, dan satu orang adalah penerima beasiswa Telkomsel School Community.
Ketujuh orang siswa siswi ini mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program setelah melalui seleksi bertahap di tingkat chapter, tingkat nasional serta internasional yang diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya maupun AFS Intercultural Program.
Malam Farewell Party ini, selain juga merupakan persembahan dan  wujud kecintaan mereka kepada Indonesia dan rasa terima kasih kepada keluarga, sekolah para donatur serta pihak-pihak lain yang telah membantu, juga kali ini menjadi ajang pemberian dukungan kepada negara Jepang atas musibah yang barus saja menimpa negara tersebut. “Aksi kepedulian ini tentunya sangat sesuai dengan semangat pemahaman antarbudaya yang menjadi nafas dari Yayasan Bina Antarbudaya,” demikian Ridwan Dereinda, National Director Yayasan Bina Antarbudaya.
“Selain itu, akibat musibah yang menimpa negara Jepang, keberangkatan siswa kami ditunda ke bulan Agustus 2011, mundur dari sebelumnya direncanakan bulan ini,” tambah Ridwan. “Tentunya hal ini sangat dapat dipahami, dan kami rasa tidak mengendurkan semangat adik-adik kita untuk berangkat dan mempelajari pemahaman antarbudaya di Jepang.”
Program-program  pertukaran pelajar Bina Antarbudaya dapat terus terlaksana berkat bantuan serta dukungan yang begitu besar dari berbagai kalangan masyarakat. Terutama dalam masa-masa penuh tantangan seperti saat ini, bantuan beasiswa dari berbagai lembaga dan perusahaan, termasuk Telkomsel School Community, memungkinkan Bina Antarbudaya untuk menegakkan idealismenya serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua siswa Indonesia yang berprestasi, tanpa memandang latar belakang sosial ekonominya.
Siapapun bisa berperan dalam mewujudkan perdamaian dunia, termasuk apa yang telah dilakukan Bina Antarbudaya sebagai organisasi milik masyarakat yang melibatkan barbagai kalangan tanpa adanya eksklusivitas dan elitisme dengan misi mewujudkan perdamaian dunia. Hal ini akan terus dikembangkan sehingga akan makin banyak calon-calon pemimpin masa depan.
Selamat berjuang para siswa duta bangsa sekaligus calon pemimpin masa depan Indonesia tercinta….(ST/CA)

“Walk Together, Talk Together

All ye people of the Earth,
Then, and only Then, shall We have Peace”
Setelah baca ini, jujur aku sudah merasa biasa-biasa aja. *munafik?
Gak dong, karena emang itu kenyataanya. Emang sih ada rasa merinding-merinding gimana gitu.
Tapi itu karena aku kagum dan salut sama mereka, dan aku bangga pernah bisa HAMPIR seperti mereka, walaupun takdir berkata lain.
Aku tahu sebesar apa perjuangan yang telah mereka lalui, dan aku merasa mereka bener-bener hebat karena mereka bisa melalui itu semua dengan sangat baik.
Aku gak mau terlalu berharap, tapi sebuah harapan pasti tetap ada di sini, di hatiku..
Berharap sebuah keajaiban bisa turun dengan tiba-tiba bukanlah hal yang IMPOSSIBLE kan?
Semuanya terserah sama yang diatas, kalau dia udah ngomong 'kun', yaudaah 'kunfayakun' deh..
Itu aja yang aku pikirin saat ini.

"Setiap planet punya orbitnya masing-masing. Sama seperti aku dan mereka. Ini orbitku dan orbit mereka disana, tidak ditakdirkan untuk menyatu karena itulah yang terbaik bagi semuanya."